Komitmen kami dalam mensukseskan berbagai program di bidang industri energi dalam menunjang ketahanan energi nasional sudah tidak diragukan lagi. Kemampuan dalam pengembangan pembangunan fasilitas produksi minyak dan gas bumi tidak terbatas pada pembangunan kilang minyak. Melalui unit Refinery, Oil & Gas Rekind telah menyelesaikan Proyek Pengembangan Gas Matindok (PPGM) Central Processing Plant (CPP) Donggi, Proyek Dayung Compression & Central Gas Plant.Di industri Offshore tanah air, Rekind juga berpartisipasi dalam beberapa proyek diantaranya LNG Floating Storage Regasification Unit (FSRU) Lampung, Tower Yoke Mooring System (TYMS) Lampung, proyek EPC Sumpal.

Menjawab tantangan pada industri ketahanan pangan, Rekind juga membangun rangkaian pabrik pupuk di lingkup nasional (9 pabrik) dan regional Asean (2 pabrik), salah satu proyek Rekind di lingkup regional yang baru saja diselesaikan adalah Sabah Ammonia Urea (SAMUR) di Malaysia.

Menjawab kebutuhan energi nasional,  Rekind juga memberikan kontribusi riilnya melalui pembangunan fasilitas Pembangkit Listrik Panas Bumi dan Uap. Sudah 16 Pembangkit Listrik Panas Bumi di bangun Rekind, dengan total kapasitas sebesar 1,010 MW diantaranya, PLTP Ulubelu 1,2,3,dan 4, PLTP Kamojang unit 4 dan 5, PLTP Lahendong unit 2, 3, 4, 5 dan 6, PLTP Rantau Dedap. Selain Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi, Rekind juga berkontribusi aktif dalam pengembangan pembangunan Coal fired power Plant 1,287 MW diantaranya Suralaya Coal Fired Power Plant 1 x 625 MW dan Tonasa Steam Power Plant Boiler Turbine Generator 2 x 25MW.

Untuk mendukung hilirisasi mineral Rekind juga mampu mewujudkan prestasinya dalam pembangunan proyek pabrik Semen Tonasa, Ferronickel smelting plant, batubara dan alumunium, Water Treatment Plant, waste Water Management System, demineralisasi, serta infrastruktur penunjang pabrik.

Guna memenuhi kebutuhan pasar dan meningkatkan pelayanan pasar yang lebih luas, Rekind memiliki marketing unit yang berfokus pada segmen industri dan energi, yaitu:

  1. Marketing Refinery, Oil and Gas
  2. Marketing Petrochemical & Overseas
  3. Marketing Power & Mining
Berbekal keahlian, komitmen dan pengalaman yang dimiliki, kami berharap kepada para pemangku kebijakan untuk terus mendukung perusahaan nasional ini. Agar bisa mewujudkan dirinya sebagai perusahaan kelas dunia yang maju dan berkembang. Selain itu mampu mewujudkan kinerja positif dan menghasilkan karya –  karya terbaiknya di bidang EPCC. Kami bangga dapat terus memberikan kontribusi yang terbaik bagi bangsa dan negara.

DEWAN KOMISARIS

Komisaris Utama

Pendidikan :

  • S1 Teknologi Hasil Pertanian, Institut Pertanian Bogor (IPB)
  • S3 Ilmu Pangan, University of Leeds

Karir :

  • Komisaris Utama, PT Rekayasa Industri (2020-sekarang)
  • Komisaris, PT Rekayasa Industri (2016-2020)
  • Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri, Kemenperin RI (2017 – 2020)
  • Staf Ahli Menteri Bidang Penguatan Struktur Industri, Kemenperin RI (2015 – 2017)
  • Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Industri Hijau dan Lingkungan Hidup, Kemenperin RI (2014 – 2015)

Komisaris

Pendidikan :

  • S1 Ilmu Hukum, Universitas Sebelas Maret (UNS)
  • S2 Manajemen SDM, STIE Mitra Indonesia

Karir :

  • Komisaris, PT Rekayasa Industri (2020-sekarang)
  • Staf Khusus Menteri Sosial, Kemensos RI (2019-sekarang)
  • Komisaris Utama, PT Pertani (Persero) (2016-2020)
  • Direktur Pemasaran, Bank Jateng (2011-2013)
  • Direktur Operasional, Bank Jateng (2010-2011)

Komisaris

Pendidikan :

  • S1 Teknik Mesin, Institut Teknologi Bandung (ITB)
  • S2 Teknik dan Manajemen Industri, Institut Teknologi Bandung (ITB)
  • S3 Ilmu Manajemen, Universitas Padjajaran (Unpad)

Karir :

  • Komisaris, PT Rekayasa Industri, (2020-sekarang)
  • Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri, Kemenperin RI (2020-sekarang)
  • Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional, Kemenperin RI (2019-2020)
  • Komisaris, PT Pelat Timah Nusantara Tbk (2017-2019)
  • Sekretaris Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika, Kemenperin RI (2018 – 2019)

Komisaris

Pendidikan :

  • S1 Akuntansi, Universitas Padjadjaran (Unpad)
  • S2 Manajemen, SekolahTinggi Manajemen PPM

Karir :

  • Komisaris, PT Rekaysa Industri (2020-sekarang)
  • Komisaris Independen, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (2019-2020)
  • Direktur Utama, PT Kaltim Industrial Estate (2017-2019)
  • Direktur Komersil, PT Pupuk Kujang Cikampek (2013-2016)
  • Kepala Satuan Pengawasan Intern, PT Pupuk Indonesia (Persero) (2011-2013)

Komisaris Independen

Pendidikan :

  • Sarjana Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Bandung

Karir :

  • Komisaris, PT Rekayasa Industri (2016-sekarang)
  • Komisaris, PT Telekomunikasi Selular (2012 – 2015)
  • Komisaris, PT Pertamina Gas (2012 – 2013)
  • Chairman Gelora Bung Karno (GBK) (2009 – 2012)
  • Direktur Utama, PT Mahardika Era Demi Karya (2003-2009)

MANAJEMEN

Sesuai dengan restrukturisasi organisasi yang diterapkan baru-baru ini, susunan organisasi PT Rekayasa Industri telah mengalami perubahan seperti yang diperlihatkan dalam halaman berikutnya. Pada dasarnya organisasi terdiri dari Direktur Eksekutif, Unit Operasional, dan Unit Usaha. Unit Usaha berperan sebagai pusat laba independen. Pengoperasian perusahaan dalam menangani proyek dilaksanakan berdasarkan gugus tugas maupun sebagai kombinasi gugus tugas dan dasar matriks organisasi bergantung pada ukuran dan kompleksitas .

DIREKSI

Direktur Utama

Pendidikan :

  • S1 Teknik Elektro, Institut Teknologi Bandung (ITB)

Karir :

  • Direktur Utama, PT Rekayasa Industri (2020-sekarang)
  • Penasehat Direktur Mega Proyek Refinery and Petrochemical (MP2), PT Pertamina ( Persero) (2018-2020)
  • Penasehat Direktur Utama, PT Pertamina ( Persero) (2017-2018)
  • Penasehat Direktur Utama, PT Rekayasa Industri (2016-2017)
  • Direktur Operasional/EVP Energi dan Infrastruktur, PT Rekayasa Industri (2010-2016)

Direktur Keuangan dan SDM

Pendidikan :

  • S1 Teknik Kimia, Institut Teknologi Bandung (ITB)

Karir :

  • Direktur Keuangan dan SDM, PT Rekayasa Industri (2020-sekarang)
  • Direktur SDM dan Pengembangan Usaha, PT Rekayasa Industri (2018-2020)
  • Senior Vice President Riset Korporat, PT Pupuk Indonesia (2016-2018)
  • Vice President SBU Refinery & Petrochemical, PT Rekayasa Industri (2015-2016)
  • Manager Process, PT Rekayasa Industri (2013-2014)

Direktur Operasional

Pendidikan :

  • S1 Teknik Kimia, Institut Teknologi Bandung (ITB)
  • S2 Manajemen, Universitas Gajah Mada (UGM)

Karir :

  • Direktur Operasional, PT Rekayasa Industri (2018-sekarang)
  • Plt Direktur Utama, PT Rekayasa Industri (2017-2018)
  • Direktur Operasi & Proyek, PT Rekayasa Industri (2016-2017)
  • Direktur Utama, PT Kaltim Jordan Abadi (2015-2016)
  • Komisaris Utama, PT Kalimantan Agro Nusantara (2014-2016)

Direktur Komersil

Pendidikan :

  • S1 Teknik Mesin, Universitas Indonesia (UI)

Karir :

  • Direktur Komersil, PT Rekayasa Industri (2020-sekarang)
  • SVP Corporate Secretary & Legal, PT Rekayasa Industri (2019-2020)
  • Plt VP Finance, PT Rekayasa Industri (2018-2019)
  • VP Human Capital & Corporate Services, PT Rekayasa Industri (2017-2019)
  • VP Project & Risk Management, PT Rekayasa Industri (2015-2017)

Direktur Pengembangan Usaha

Pendidikan :

  • S1 Teknis Perminyakan, Universitas Trisakti
  • S2 Teknik Industri, University of New Haven
  • S1 Ilmu Hukum, Universitas Bhayangkara

Karir :

  • Direktur Pengembangan Usaha, PT Rekayasa Industri (2020-sekarang)
  • Tenaga Ahli Bidang Pelayanan Transportasi Laut, Kemaritiman dan Toll Laut, Kemenhub RI (2019-2020)
  • Chief Business Development Officer, PT Daya Radar Utama (2016-2019)
  • Chief Business Development Officer, PT Bakrie Metal Industri (2015-2016)
  • Senior Manager (Kepala Dinas) Unit Percepatan Proyek Muara Bakau (ENI), SKKMIGAS (2013-2015)

STRUKTUR ORGANISASI

GOOD CORPORATE GOVERNANCE