TENTANG KAMI

PT Rekayasa Industri (Rekind) adalah perusahaan jasa yang bergerak dalam bidang rancang bangun industri atau yang dikenal sebagai engineering, procurement, dan construction (EPC). Selama 39 tahun mengabdi kepada bangsa dan negara, Rekind telah menyelesaikan banyak proyek industri skala besar seperti pabrik pupuk, pabrik kimia dan petrokimia, pabrik biofuel, proyek minyak dan gas, serta proyek pembangkit listrik dan infrastruktur. Saat ini Rekind menjadi satu-satunya perusahaan EPC nasional yang sepenuhnya dimiliki Indonesia. Kepemilikan saham Rekind terdiri dari PT Pupuk Indonesia (Persero) sebesar 90,6%, PT Pupuk Kalimantan Timur (4,97%) dan Negara Republik Indonesia (4,97%). Rekind juga didukung oleh engineer dan sumber daya unggul yang tanpa kenal lelah terus berinovasi dan mengembangkan kemampuannya demi menghasilkan karya berkualitas. Berkat itu, Rekind selalu dipercaya sebagai mitra pilihan bagi klien dan selalu di posisi terdepan di bidang industri EPC yang terintegrasi. Berdiri sejak 12 Agustus 1981, keberadaan Rekind diharapkan dapat mengurangi ketergantungan bangsa Indonesia kepada perusahaan asing dalam pengembangan industri skala besar. Proyek-proyek yang Rekind kerjakan saat ini telah tersebar di berbagai daerah di Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, dan memasuki pasar Asia Timur.

Melalui proyek yang dikerjakan, Rekind telah berhasil membantu dalam penciptaan lapangan kerja, mendukung ketahanan pangan nasional, membantu menggerakan roda perekonomian dengan mengalirkan listrik ke ratusan ribu rumah dan usaha, serta mempermudah bagi masyarakat Indonesia dan berbagai perusahaan untuk mengakses energi dan sumber daya yang dapat bermanfaat bagi kehidupan. Rekind juga peduli terhadap keadaan bumi, hal ini tercermin dalam program investasi dan proses penelitian dan pengembangan Rekind, yang berfokus kepada Energi Baru dan Terbarukan. Selain itu, Rekind juga selalu berusahan untuk berkontribusi bagi Indonesia agar dapat mandiri dalam pengembangan teknologi pengolahan sumber daya melalui bidang usaha dan keahlian kami. Keberhasilan Rekind telah mendapat pengakuan dari berbagai kalangan, baik di Indonesia maupun luar negeri. Rekind juga telah masuk dalam daftar 250 kontraktor EPC Global versi Majalah Engineering News Record (ENR) terbitan 22 Agustus 2016, Asean Engineering 2018, dan Golden Valve Animation 2018.

Seiring berjalannya waktu, Rekind mampu menyerap ilmu rancang bangun pabrik dari perusahaan-perusahaan EPC kelas Dunia. Dengan menjunjung tinggi budaya perusahaan dan keselamatan kerja, Rekind selalu bertumbuh bersama dengan karyawannya untuk menyajikan kualitas kerja terbaik bagi klien dan kesejahteraan bangsa Indonesia.

Dedikasi terhadap masa depan Infrastruktur & Budaya Indonesia

VISI

” Menjadi Perusahaan Jasa Industri EPC Terintegrasi Kelas Dunia dan Investasi Strategis. “

MISI

  • Merintis dan mendukung pembangunan industri kimia, mineral, dan energi di dunia melalui penyediaan produk dan jasa yang unggul dan terintegrasi.
  • Mendukung ketahanan pangan dan energi melalui portofolio investasi dan teknologi.
  • Memberikan nilai tambah optimal kepada seluruh pemangku kepentingan.

BUDAYA PERUSAHAAN

MAKNA LOGO

Logo Rekind dibangun dari 5 bentuk geometri yang mewakili 5 brand personality dari Rekind yaitu handal, berorientasi ke masa depan, berpengetahuan luas, peduli dancinta bangsa. Huruf ‘R’ yangmemiliki kompenen tanda panah merepresentasikan makna dinamis sekaligus memperkuat makna berorientasi ke masa depan. Warna kuning-oranye berarti semangat, biru merepresentasikan makna berpengetahuan luas dan hijau mencitrakan pertumbuhan.

DEWAN KOMISARIS

Komisaris Utama

Pendidikan :

  • S1 Teknologi Hasil Pertanian, Institut Pertanian Bogor (IPB)
  • S3 Ilmu Pangan, University of Leeds

Karir :

  • Komisaris Utama, PT Rekayasa Industri (2020-sekarang)
  • Komisaris, PT Rekayasa Industri (2016-2020)
  • Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri, Kemenperin RI (2017 – 2020)
  • Staf Ahli Menteri Bidang Penguatan Struktur Industri, Kemenperin RI (2015 – 2017)
  • Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Industri Hijau dan Lingkungan Hidup, Kemenperin RI (2014 – 2015)

Komisaris

Pendidikan :

  • S1 Ilmu Hukum, Universitas Sebelas Maret (UNS)
  • S2 Manajemen SDM, STIE Mitra Indonesia

Karir :

  • Komisaris, PT Rekayasa Industri (2020-sekarang)
  • Staf Khusus Menteri Sosial, Kemensos RI (2019-sekarang)
  • Komisaris Utama, PT Pertani (Persero) (2016-2020)
  • Direktur Pemasaran, Bank Jateng (2011-2013)
  • Direktur Operasional, Bank Jateng (2010-2011)

Komisaris

Pendidikan :

  • S1 Teknik Mesin, Institut Teknologi Bandung (ITB)
  • S2 Teknik dan Manajemen Industri, Institut Teknologi Bandung (ITB)
  • S3 Ilmu Manajemen, Universitas Padjajaran (Unpad)

Karir :

  • Komisaris, PT Rekayasa Industri, (2020-sekarang)
  • Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri, Kemenperin RI (2020-sekarang)
  • Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional, Kemenperin RI (2019-2020)
  • Komisaris, PT Pelat Timah Nusantara Tbk (2017-2019)
  • Sekretaris Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika, Kemenperin RI (2018 – 2019)

Komisaris

Pendidikan :

  • S1 Akuntansi, Universitas Padjadjaran (Unpad)
  • S2 Manajemen, SekolahTinggi Manajemen PPM

Karir :

  • Komisaris, PT Rekayasa Industri (2020-sekarang)
  • Komisaris Independen, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (2019-2020)
  • Direktur Utama, PT Kaltim Industrial Estate (2017-2019)
  • Direktur Komersil, PT Pupuk Kujang Cikampek (2013-2016)
  • Kepala Satuan Pengawasan Intern, PT Pupuk Indonesia (Persero) (2011-2013)

mANAJEMEN

DIREKSI

Sesuai dengan restrukturisasi organisasi yang diterapkan baru-baru ini, susunan organisasi PT Rekayasa Industri telah mengalami perubahan seperti yang diperlihatkan dalam halaman berikutnya. Pada dasarnya organisasi terdiri dari Direktur Eksekutif, Unit Operasional, dan Unit Usaha. Unit Usaha berperan sebagai pusat laba independen. Pengoperasian perusahaan dalam menangani proyek dilaksanakan berdasarkan gugus tugas maupun sebagai kombinasi gugus tugas dan dasar matriks organisasi bergantung pada ukuran dan kompleksitas .

Direktur Utama

Pendidikan :

  • S1 Teknik Kimia, Institut Teknologi Bandung (ITB)

Karir :

  • Direktur Utama, PT Rekayasa Industri (2021-sekarang)
  • Direktur Keuangan dan SDM, PT Rekayasa Industri (2020-2021)
  • Direktur SDM dan Pengembangan Usaha, PT Rekayasa Industri (2018-2020)
  • Senior Vice President Riset Korporat, PT Pupuk Indonesia (2016-2018)
  • Vice President SBU Refinery & Petrochemical, PT Rekayasa Industri (2015-2016).

Direktur Operasi dan Teknologi/Pengembangan

Pendidikan :

  • S1 Teknik Mesin, Institut Teknologi Bandung (ITB)
  • S2 Gas Engineering and Management, Univesity of Salford

Karir :

  • Direktur Operasi dan Teknologi/Pengembangan, PT Rekayasa Industri (2021-sekarang)
  • Project Manager (PM) Refinery Development Master Plant (RDMP Balikpapan), PT Rekayasa Industri (2019-2021)
  • Executive Vice President (EVP) Operasi, PT Rekayasa Industri (2018-2019
  • Senior Vice President (SVP) Operasi, PT Rekayasa Industri (2010-2018)
  • Vice President (VP) Unit EPC Operasi, PT Rekayasa Industri (2007-2010)
  • Manager Process, PT Rekayasa Industri (2013-2014)

Direktur Keuangan dan SDM

Pendidikan :

  • Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN)

Karir :

  • Direktur Keuangan dan SDM, PT Rekayasa Industri (2021-sekarang)
  • Komisaris, PT Danareksa Capital (2020-2021)
  • Direktur Keuangan, PT Danareksa (Persero) (2013-2020)
  • SVP Corporate Secretary, PT Danareksa (Persero) (2009-2013)
  • SVP Risk Management, PT Danareksa (Persero) (2010-2013)

STRUKTUR ORGANISASI