Peresmian Proyek PLTP Wayang Windu Unit 2.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bpk. Purnomo Yusgiantoro, hari Senin, 22 Juni 2009 meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Panasbumi (PLTP) Wayang Windu Unit 2 dengan kapasitas 117 MW di lokasi proyek, Pengalengan, Bandung. Pada kesempatan ini, hadir juga CEO Rekind, Bpk Triharyo I Soesilo, perwakilan Dewan Komisaris Rekind, Bpk Aryono S Prabowo, Gubernur Jawa Barat, Bpk. Ahmad Heryawan, Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy, Bpk. Abadi Purnomo dan CEO & Managing Director Star Energy, Mr. Bret Mattes.

Proyek ini dioperasikan oleh Magma Nusantara Limited (MNL) sebagai anak perusahaan PT Star Energy Ltd yang melakukan Joint Operating Contract dengan PT Pertamina Geothermal Energy (PGE), anak perusahaan dari PT Pertamina (Persero). Listrik sebesar 117 MW yang dihasilkan dari proyek ini telah menambah pasokan listrik PLN JAMALI (Jawa Bali dan Madura), sehingga listrik yang sudah dihasilkan dari unit 1 dan Unit 2 adalah sebesar 227 MW.
Dengan kapasitas tersebut PLTP ini menjadi salah satu PLTP terbesar di dunia. Pembangunan PLTP Wayang Windu 2 ini dibangun dengan nilai investasi sebesar USD 210 juta dan menyerap 1600 orang tenaga kerja. PT Star Energy akan melanjutkan pengembangan sebesar 170 - 190 MW dengan pembangunan Unit 3 pada tahun 2012 dan Unit ke 4 pada tahun 2014. Unit 3 dan Unit 4 termasuk dalam program pemerintah untuk percepatan pengadaan listrik 10.000 MW tahap II.

Lingkup kerja Rekind dalam PLTP Wayang Windu Unit 2 ini antara lain
Design, Procurement dan Construction untuk
Steam field Above Ground System (SAGS). PLTP Wayang Windu Unit 2 berhasil dikerjakan dengan baik oleh Rekind dan diselesaikan lebih cepat dari jadwal yang ditentukan sebelumnya. Beberapa prestasi yang diraih Rekind dalam pembangunan PLTP ini antara lain adalah pertama, berhasilnya pemasangan pipa secara sempurna sepanjang 5 KM dalam kurun waktu 18 bulan dengan melalui jurang, tebing dan rangkaian pegunungan. Kedua PLTP Wayang Windu Unit 2 telah beroperasi dengan baik setelah berhasil melalui
Reliability Run Test secara
combine operation dari unit 1 dan 2 selama 28 hari tanpa terputus yang telah dilakukan pada bulan Februari 2009. Ketiga, dalam pembangunan PLTP ini, Rekind telah membuat simulasi
integrity of pipe line design case terhadap ke 2 Unit PLTP dan steam pipe line sebanyak 90 kasus yang akan digunakan dalam kondisi
start-up, shut down dan
emergency cases. Disamping pengerjaan proyek yang lebih cepat, Rekind juga sangat memperhatikan unsur keselamatan bekerja dan lingkungan. Hal ini dibuktikan dengan diterimanya sertfikat 2.000.000
Man Hours Without Lost Time Injury dan sertifikat 2.000.000
Man Hours Without Environment Impact dari Sumitomo Corporation sebagai Kontraktor Utama kepada Rekind.

Sebagai wujud dari konsistensi inovasi yang dilakukan serta pemberdayaan sumber daya manusia, pemanfaatan produk lokal dan upaya sustainable learning, sekali lagi, Rekind memberikan kontribusi terbaik bagi peningkatan kualitas hidup bangsa dan negara Republik Indonesia melalui karya - karya terbaiknya yang bertaraf dan berkualitas Internasional. Penghargaan yang setinggi tingginya dipersembahkan kepada seluruh TEAM PROYEK WAYANG WINDU-2 GEOTHERMAL, dibawah kepemimpinan Bpk, Djuniarman Djulkilfli (EVP Energy and Infrastructure) dan komando dari Bpk. Alex Dharma Balen (VP Gethermal) serta kerja keras Bpk. Chandra Sihombing (PM PLTP Wayang Windu unit 2 Project).