PT Rekayasa Industri

Home Profil Jasa Proyek EPRO HSE CSR Kontak
  Pemancangan Pertama Ammonium...
  Peringkat ke-3 di PII Award 2009..
  Peresmian Proyek WWG Unit 2..
  Pabrik Amonium Nitrat Terbesar..
  Balongan Crude Oil Tank..
  Sertifikasi WWG
  LOI dengan Orica Ltd.
  Peresmian PLTP Lahendong
  MOU dengan PT Geo Dipa Energy
  Home Engineering
  Penandatanganan MOU Biodiesel..
  Penandatanganan SIMRisk..
  Peresmian LOBP, Gresik
  Sukses di Bisnis Offshore..
  Penghargaan PT Rekayasa Industri
  Revitalisasi Pabrik Gula PTPN..
  MAKE Award
  Uji Coba Proyek Modernisasi..
  Pemancangan Tiang Pertama...
  Pameran Industri Bahari
  Penandatanganan Pakta Integritas..
  Penandatanganan Kontrak PLTU..
  Workshop RJP 2009-2013
  Kunjungan Dewan Komisaris...
  Kunjungan ke PLTU Suralaya
  Peletakkan Batu Pertama...
  Kunjungan Peserta Rapat BUMN
  Penandatangan Kontrak ROPP..
  Peresmian Kamojang IV & ...
  Penandatanganan MOU FEUI
  Penandatanganan MOU UNDIP
  Penandatanganan MOU IOEC
  Closing Meeting SSWJ2 Offshore
  Penghargaan Annual Report
  Pengaliran Gas Pertama di..
  Kunjungan Gubernur Sumatera..
  Serah Terima Proyek PLTP...
  MOU Dengan Incitec Australia
  Proyek Modernisasi LOBP UPP
  Pemancangan Tiang Pertama..
  Pengaliran Gas Pertama...
  Pameran & Forum IBBEX 2007
  Projek Suralaya


  INTRO FLASH
  Customer Complaince
  English
Penandatangan MoU dengan PT Geo Dipa Energy

Dengan disaksikan langsung oleh Menteri Negara BUMN, Bpk Sofyan Djalil, pada hari Rabu, 25 Maret 2009, telah dilaksanakan penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) antara anak perusahaan PT Pertamina (Persero) : PT Geo Dipa Energy (PT GDE) dan PT Rekayasa Industri (REKIND) di Gedung Garuda, kantor Kementrian BUMN. MoU tersebut ditandatangani oleh Bapak Triharyo I.Soesilo dan Ibu Praktimia Semiawan (Dirut PT GDE).

PT GDE selaku pengelola Kontrak Area Dieng dan Patuha bermaksud akan melaksanakan pengembangan lapangan panasbumi Kontrak Area Patuha yang berada pada lokasi Wilayah Pengusahaan Sumberdaya Panasbumi Pengalengan, Jawa Barat, dengan membangun Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) PATUHA unit 1, berkapasitas 55 MW. Proyek ini merupakan Proyek PLTP Pertama yang menyumbangkan listriknya pada program percepatan kelistrikan pemerintah 10.000 MW tahap kedua, dimana sebesar 4.733 MW ditargetkan akan dibangun dari energi panas bumi dan diharapkan dapat menghasilkan energi listrik 500.000.000 Kwh per tahun.

REKIND sebagai perusahaan EPC, berkomitmen untuk melaksanakan pembangunan PLTP PATUHA unit 1 dalam waktu dekat. Dana pembangunan proyek tersebut masih dalam tahap negosiasi dan akan diperoleh PT GDE melalui 3 Perbankan Nasional yaitu : PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), PT Bank Mandiri Tbk dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk