Revitalisasi Pabrik Gula PTPN XIV

Kebutuhan gula dalam negeri, besarnya nilai impor gula serta tingginya harga gula yang ada saat ini, merupakan salah satu tantangan Pemerintah untuk segera dijawab dengan tindakan nyata. Perbaikan serta peningkatan kapasitas produksi pabrik gula yang ada di tanah air, dirasakan dapat membantu dalam menjawab tantangan tersebut.
Pada awal tahun 2008, REKIND atas prestasi dalam bidang industri dan teknologi yang dicapai, mendapatkan kepercayaan Pemerintah melalui Wapres RI, Menteri Negara BUMN dan Menteri Perindustrian untuk merevitalisasi pabrik gula Bone dan pabrik Gula Takalar milik PTPN XIV. Program yang berikutnya dinamakan pabrik gula Merah Putih, antara lain mempunyai tujuan utama yakni meningkatkan kapasitas produksi gula serta memperhatikan efisiensi biaya revitalisasi yang dikeluarkan.

Program yang disebut ”Pabrik Gula Merah Putih” ini dijadualkan selesai dalam waktu 6 bulan.Dibawah koordinasi Bpk. Ali Chaedaroh sebagai Project Manager REKIND bekerja sama dengan PT Tracon Industri merevitalisasi dengan melaksanakan upaya-upaya perbaikan dan pengadaan suku cadang untuk pabrik gula tersebut. Saat ini, pabrik tersebut sudah selesai dan dalam program peningkatan produksi gula sebanyak 1 juta ton (misal dari hasil produksi 2,4 juta ton menjadi 3,4 juta ton pertahunnya).
Atas kompetensi, inovasi serta kerja keras, REKIND memberikan solusi kepada bangsa dengan penyelesaian Program Pabrik Gula Merah Putih. Selamat kepada seluruh team REKIND ( Bpk. Ali Chaedaroh dan rekan-rekan lainnya) dan team Tracon Industri yang dipimpin oleh Bpk. Gideon Siahaan dan Bpk. Feri Lasman.