|
 |
Workshop Rencana Jangka Panjang PT Rekayasa Industri tahun 2009 2013

Puji syukur kepada Tuhan YME dan merupakan satu kehormatan besar bahwa pada tanggal 3 April 2008, Menteri Negara BUMN, Bpk. DR. Sofyan A. Djalil, SH, MA berkenan hadir pada pada acara pembukaan Workshop Rencana Jangka Panjang ( RJP ) PT Rekayasa Industri (REKAYASA) tahun 2009 2013. Arahan yang beliau sampaikan sangat bermanfaat bagi kemajuan dan masa depan REKAYASA. Rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya juga disampaikan kepada pembicara pembicara yang hadir, antara lain :
- Bpk. Ir. Muchayat - Deputy Menneg Bidang Usaha Jasa Lainnya,
- Bpk. Dr. Ir. Agus Pakpahan - Deputy Meneg BUMN Bidang Usaha Agro Industri, Kehutanan, Kertas, Percetakan & Penerbitan
- Bpk. Prof. Dr. Dorodjatun Kuntjoro-jakti Pakar Ekonomi
- Bpk. Ir. Suyartono M.Sc-Direktur Teknik dan Lingkungan Migas
- Bpk. Ir. Tri Siwindono Direktur Utama PT Pertamina EP
- Bpk. Ir. Michael Baskoro Direktur PT PGN Tbk
- Ibu Dr.-Ing. Evita H. Legowo- Wakil Ketua tim Nasional Pengembangan Bahan Bakar Nabati (BBN),
- Bpk. Tubagus Haryono Kepala BPH Migas
- Bpk. D. Aditya Sumanagara Direktur Utama PT Antam Tbk
- Bpk. Ir. Bambang Praptomo Direktur Perencanaan & Teknologi PT PLN

Workshop RJP REKAYASA dilaksanakan selama 2 hari, 3 4 April 2008 di Hotel Sultan, Jakarta dan dihadiri oleh Dewan Komisaris, Direksi, perwakilan Pemegang Saham dari PT Pupuk Sriwidjaja dan PT Pupuk Kalimantan Timur serta perwakilan karyawan REKAYASA. Tema yang diangkat dalam workshop kali ini adalah Rencana Jangka Panjang PT Rekayasa Industri 2009 2013 Untuk Menciptakan Solusi & Memenuhi Kebutuhan Industri

Tujuan dilaksanakannya Workshop ini adalah :
- Rencana pengembangan usaha perusahaan, dari yang semula hanya sebagai EPC Services berkembang juga ke arah investasi dengan memiliki industri.
- Rencana perusahaan untuk memfokuskan usahanya dalam bidang energy baru dan terbarukan.
- Rencana IPO yang mewajibkan perusahaan agar mempunyai rencana yang jelas beberapa tahun ke depan.
Proses penyusunan RJP-nya sendiri terdiri dari beberapa tahapan, antara lain:
- Tahap Analisa Strategis / External Analysis:
Untuk tahap Analisa Strategis, perusahaan bekerja sama dengan konsultan JCG (Jakarta Consulting Group). Tujuannya adalah mendapatkan atau memilih jenis-jenis bisnis yang paling menguntungkan bagi kelangsungan usaha perusahaan. Langkah langkah yang dilakukan dalam tahap ini adalah :
- Environmental Scanning lingkungan usaha eksternal perusahaan, dengan menetapkan key/critical success factor untuk industri EPC dan investasi, melalui analisa makro dan mikro. Pelaksanaan Workshop RJP merupakan salah satu tahapan environmental scanning.
- Mengidentifikasi peluang-peluang (opportunities) yang muncul, dan ancaman-ancaman (threats) yang akan menghambat usaha berdasarkan key success factor yang telah diidentifikasi
- Menganalisa pasar dan faktor-faktor penting lainnya untuk mendapatkan deskripsi mengenai kebijakan/regulasi, trend, peluang, perhitungan ukuran pasar dan pertumbuhan pasar yang terkait dengan industri EPC dan Investasi pada sektor energi untuk 5 tahun kedepan.
- Mengukur kekuatan-kekuatan (strengths) internal perusahaan, dan juga kelemahan-kelemahan (weaknesses) yang ada di internal perusahaan.
- Memilih jenis-jenis bisnis yang akan dijalankan oleh perusahaan.
- Menentukan analisa SWOT untuk setiap bisnis, dimana hasil dari SWOT analysis ini digunakan untuk menyusun strategi yang akan digunakan pada tahap selanjutnya.
- Tahap Formulasi Strategi (Organizational Diagnosis) :
Tujuannya untuk menyusun strategi-strategi yang tepat yang akan dijalankan oleh seluruh jajaran perusahaan. Di dalamnya termasuk menetapkan sasaran strategis setiap bisnis, misalnya Sales per tahun berapa, Revenue, Profit Margin, dan seterusnya. Dan juga policies (kebijakan-kebijakan) usaha yang akan diterapkan.
-
Tahap Perencanaan Implementasi & Pengendalian Strategi (Revisioning) :
Tujuannya agar semua strategi yang dicanangkan dapat terlaksana dan tepat sasaran. Tahap ini juga meliputi pengujian visi dan misi baru yang telah ditetapkan oleh manajemen berdasarkan analisa strategis yang dilakukan
Semoga kedepannya REKAYASA tetap memberikan solusi pada krisis nasional yang terjadi dan memberikan manfaat bagi para karyawan, kebutuhan Industri dan Masyarakat Global.
|
|
|
|