Kunjungan Kerja ke PLTU Suralaya unit 8, Banten (1 X 600MW)

Pada tanggal 19 Februari 2008 telah dilaksanakan kunjungan kerja ke Proyek Suralaya, Banten, oleh Group Genertec yang dipimpin oleh CEO Madam Li Dang, Group CNTIC dipimpin oleh CEO Mr. Jiang Xinsheng, wakil dari kedutaan besar People's Republic of China yang dipimpin Minister Counselor (Ekonomi & Com.) Mr. Fang Qui Chen. Rombongan tamu didampingi oleh PT Rekayasa Industri (REKAYASA) yang diwakili oleh EVP Energy & Infrastructure Bp. Djuniarman Djulkifli dan perwakilan divisi Legal & Corp. Secretary. Kunjungan kerja di lokasi proyek dilanjutkan dengan pertemuan di ruang rapat kantor CNTIC di proyek Suralaya. Kontrak proyek yang ditandatangani pada tanggal 12 Maret 2007 dan didanai dengan pinjaman dari Bank Exim China ini diharapkan dapat diselesaikan sesuai dengan jadual awal yaitu 36 bulan, tepatnya pada bulan Maret tahun 2010. Pembicaraan dalam pertemuan ini diawali dengan sambutan dari CEO CNTIC Mr. Jiang Xinsheng yang menyatakan kepuasannya atas kinerja team proyek yang menurut beliau sangat kooperatif, namun demikian Mr. Jiang juga tidak menutup mata terhadap beberapa catatan yang perlu diperhatikan dan dibicarakan lebih lanjut secara terperinci dengan manajemen REKAYASA.

Dari kunjungan kerja ini disadari pentingnya koordinasi serta kerjasama antara CNTIC dan REKAYASA sebagai konsorsium. Konsorsium diharapkan dapat lebih fokus dan lebih menguatkan project control untuk menjamin kualitas proyek dan ketepatan waktu penyelesaiannya. CNTIC berharap dimasa mendatang dapat bekerjasama secara berkesinambungan dengan REKAYASA pada proyek-proyek PLTU lainnya.

Untuk lebih memantapkan kelancaran hubungan kerjasama antar kedua negara, CEO Genertec, CEO CNTIC dan wakil kedutaan besar People's Republic of China Minister Counselor (Ekonomi & Com.) Mr. Fang Qui Chen didampingi CEO REKAYASA – Bpk. Triharyo I. Soesilo, mengadakan kunjungan kerja ke kantor Kementerian BUMN yang diterima secara langsung oleh Bp. Sofyan Djalil (Menteri Negara BUMN) pada tanggal 21 Februari 2008.

Semoga kerjasama ini dapat terus terjalin dan apa yang diharapkan oleh kedua belah pihak dapat terwujud demi kepentingan bersama dan masyarakat luas.