Peletakan Batu Pertama Proyek Brunei Methanol dan Kunjungan ke Proyek MCOT, Malaysia

Pada hari Senin pagi, 11 Februari 2008 pukul 10.00 waktu Brunei, telah dilaksanakan Ground Breaking (Peletakan Batu Pertama ) Proyek Brunei Methanol yang berlokasi di Sungai Liang, Brunei Darussalam dengan pemilik proyek, Brunei Methanol Company Sdn, Bhd. Pada kesempatan itu, Bpk. Triharyo I Soesilo – CEO PT Rekayasa Industri (REKAYASA) mendampingi Bpk. Muchayat selaku Deputy Bidang Usaha Jasa Lainnya dari kantor Kementrian Menteri Negara BUMN menghadiri acara tersebut.
Sebagai kontraktor Utama dalam proyek tersebut adalah Mitsubishi Heavy Industries, LTD, sedangkan lingkup pengerjaan REKAYASA adalah dalam bidang EPC Knock Down Tank Work dan Bidang Konstruksi untuk pengerjaan Mechanical, Piping, Electrical, Instrument, Painting, Insulation dan Temp Facilty dengan waktu pengerjaan selama 21 bulan. Proyek ini dipimpin oleh Bpk. I. Wayan Wijana yang bertindak sebagai Project Manager yang nantinya pada proyek tersebut akan menghasilkan methanol cair yang berguna untuk berbagai kebutuhan.
Sebelum pelaksanaan Peletakan Batu Pertama proyek Brunei Methanol, rombongan tamu REKAYASA juga mengunjungi proyek Miri Crude Oil Terminal (MCOT) yang berlokasi di daerah Miri, Malaysia. Proyek tersebut sedang dalam proses pembangunan oleh Rekayasa Malaysia Sdn, Bhd, salah satu perusahaan afiliasi REKAYASA. Bpk Eko Budi Santoso – Direktur Rekayasa Malaysia Sdn, Bhd dan team proyek bersama Bpk. Ali Suharsono – EVP Industrial Plant REKAYASA menyambut para tamu ; Bpk. Muchayat dan Bpk. Suhendro Bakri - Asisten Deputy Bidang Usaha Jasa Lainnya serta Bpk. Indradjaja Manopol – Direktur Keuangan dan SDM PT Adhi Karya, Tbk.
Selamat kepada team proyek MCOT dan team proyek Brunei Methanol yang berada dibawah pimpinan Bpk. Eddy Herman Harun sebagai VP Refinery & Petrochemical. Semoga proyek tersebut dapat selesai tepat waktu dengan qualitas yang sempurna dan hasil yang dapat berguna bagi kepentingan masyarakat global.