PT Rekayasa Industri

Home Profil Jasa Proyek EPRO HSE CSR Kontak
  Pemancangan Pertama Ammonium...
  Peringkat ke-3 di PII Award 2009..
  Peresmian Proyek WWG Unit 2..
  Pabrik Amonium Nitrat Terbesar..
  Balongan Crude Oil Tank..
  Sertifikasi WWG
  LOI dengan Orica Ltd.
  Peresmian PLTP Lahendong
  MOU dengan PT Geo Dipa Energy
  Home Engineering
  Penandatanganan MOU Biodiesel..
  Penandatanganan SIMRisk..
  Peresmian LOBP, Gresik
  Sukses di Bisnis Offshore..
  Penghargaan PT Rekayasa Industri
  Revitalisasi Pabrik Gula PTPN..
  MAKE Award
  Uji Coba Proyek Modernisasi..
  Pemancangan Tiang Pertama...
  Pameran Industri Bahari
  Penandatanganan Pakta Integritas..
  Penandatanganan Kontrak PLTU..
  Workshop RJP 2009-2013
  Kunjungan Dewan Komisaris...
  Kunjungan ke PLTU Suralaya
  Peletakkan Batu Pertama...
  Kunjungan Peserta Rapat BUMN
  Penandatangan Kontrak ROPP..
  Peresmian Kamojang IV & ...
  Penandatanganan MOU FEUI
  Penandatanganan MOU UNDIP
  Penandatanganan MOU IOEC
  Closing Meeting SSWJ2 Offshore
  Penghargaan Annual Report
  Pengaliran Gas Pertama di..
  Kunjungan Gubernur Sumatera..
  Serah Terima Proyek PLTP...
  MOU Dengan Incitec Australia
  Proyek Modernisasi LOBP UPP
  Pemancangan Tiang Pertama..
  Pengaliran Gas Pertama...
  Pameran & Forum IBBEX 2007
  Projek Suralaya


  INTRO FLASH
  Customer Complaince
  English
MOU Dengan Incitec Australia

Dalam usaha untuk memenuhi kebutuhan Gas Alam sebagai bahan baku untuk memproduksi Nitrogen yang merupakan bahan dasar pembuatan pupuk, Rekind mulai serius mendalami bisnis Coal Gasification. Sehubungan dengan hal tersebut, pada tanggal 26 Juni 2007, bertempat di kantor kementrian Negara BUMN, Rekind menandatangani perjanjian kerjasama Proyek Gasifikasi Batubara dengan Incitec Pivot Limited. Naskah perjajian kerjasama itu ditandatangani oleh Bpk. Ir. Dadang Heru Kodri Direktur Utama PT Pupuk Sriwidjaja (Persero), Mr Julian Segal Managing Director/CEO Incitec Pivot Limited, Direktur Utama Rekind, dan Bpk. Triharyo I Soesilo, M.chE. Incitec Pivot Limited adalah perusahaan Pupuk terbesar di Australia yang akan mendanai pengadaan Gas bagi 3 (tiga) pabrik pupuk di Indonesia, yang dimiliki oleh PT Pupuk Iskandar Muda dan PT Asean Aceh Fertilizer, sedangkan Rekind bertindak sebagai kontraktor/pelaksana proyek-proyek tersebut. Acara penandatangan kerjasama itu mendapat kehormatan dengan disaksikan oleh Menteri Perdagangan Australia, Mr. Warren Truss dan Menteri Negara BUMN, Bpk Sofyan A. Djalil. Proyek-proyek tersebut berlokasi di Lhokseumawe, Aceh dan rencananya akan mulai dilaksanakan pada tahun 2008 yang akan datang.

Sebagai tambahan informasi, Indonesia mempunyai cadangan batubara yang cukup besar, terlebih lagi untuk batubara yang mempunyai kalori rendah (low rank coal). Dengan teknologi Coal Gasification, sumber daya alam ini dapat diolah menjadi Gas yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk memproduksi Nitrogen yang merupakan bahan dasar pembuatan pupuk. Prospek bisnis Coal Gasification akan menjadi salah satu bisnis unggulan masa depan bagi Rekind sebagaimana Geothermal, Biofuel, Refinery Revamps, & Offshore yang telah digeluti Rekind selama ini.