PT Rekayasa Industri

Home Profil Jasa Proyek EPRO HSE CSR Kontak
  Pemancangan Pertama Ammonium...
  Peringkat ke-3 di PII Award 2009..
  Peresmian Proyek WWG Unit 2..
  Pabrik Amonium Nitrat Terbesar..
  Balongan Crude Oil Tank..
  Sertifikasi WWG
  LOI dengan Orica Ltd.
  Peresmian PLTP Lahendong
  MOU dengan PT Geo Dipa Energy
  Home Engineering
  Penandatanganan MOU Biodiesel..
  Penandatanganan SIMRisk..
  Peresmian LOBP, Gresik
  Sukses di Bisnis Offshore..
  Penghargaan PT Rekayasa Industri
  Revitalisasi Pabrik Gula PTPN..
  MAKE Award
  Uji Coba Proyek Modernisasi..
  Pemancangan Tiang Pertama...
  Pameran Industri Bahari
  Penandatanganan Pakta Integritas..
  Penandatanganan Kontrak PLTU..
  Workshop RJP 2009-2013
  Kunjungan Dewan Komisaris...
  Kunjungan ke PLTU Suralaya
  Peletakkan Batu Pertama...
  Kunjungan Peserta Rapat BUMN
  Penandatangan Kontrak ROPP..
  Peresmian Kamojang IV & ...
  Penandatanganan MOU FEUI
  Penandatanganan MOU UNDIP
  Penandatanganan MOU IOEC
  Closing Meeting SSWJ2 Offshore
  Penghargaan Annual Report
  Pengaliran Gas Pertama di..
  Kunjungan Gubernur Sumatera..
  Serah Terima Proyek PLTP...
  MOU Dengan Incitec Australia
  Proyek Modernisasi LOBP UPP
  Pemancangan Tiang Pertama..
  Pengaliran Gas Pertama...
  Pameran & Forum IBBEX 2007
  Projek Suralaya


  INTRO FLASH
  Customer Complaince
  English

Penandatanganan Kontrak Proyek Lahendong III Geothermal Power Plant

Penandatanganan Kontrak Proyek Lahendong III Geothermal ini telah dilaksanakan pada tanggal 21 Maret 2007 di Subang. Pelaksanaan penandatangan ini dilaksanakan bersamaan dengan kunjungan Presiden Republik Indonesia, Dr. Susilo Bambang Yudhoyono ke lokasi SBG-C/2 area Subang region Jawa, pada acara peresmian proyek proyek energi (listrik dan migas) yang diadakan oleh Departemen ESDM. Proyek Lahendong III Geothermal adalah lanjutan dari proyek Lahendong II Geothermal dengan kapasitas yang sama, 1 X 20 MW dengan durasi selama 22 bulan. Proyek ini berloksi di Manado, Sulawesi Utara. Sebagai Kontraktor Utama adalah Sumitomo Corporation, sementara REKIND serta Fuji Electric System bertindak sebagai Sub-Kontraktor untuk pelaksanaan proyek tersebut.